Profil Obesitas Remaja di Wilayah Perkotaan: Analisis Data Surveilans Kesehatan Kota Mataram Tahun 2025

Penulis

  • Ariyani Ayu Maulana Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Aisyah Ari Sukma Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Januar Djulkarnain Lamanda Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Gede Murah Agung Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Atika Mawaddah Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Wanda Ayu Cyndyani Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Murniati Safitri Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Nurwahdania Nurwahdania Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Tizar Yofa Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Bustanul Atfal Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bima Internasional MFH
  • Nurul Khatimah Ismatullah Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan, Universitas Bima Internasional MFH

DOI:

https://doi.org/10.35746/jsn.v4i2.968

Kata Kunci:

Adolescent Obesity, Physical Activity, Screen Time, Fast Food, Biostatistics

Abstrak

Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat, terutama di wilayah perkotaan, dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit tidak menular di masa dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi obesitas remaja serta mengidentifikasi faktor risiko potensial di Kota Mataram menggunakan pendekatan biostatistik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) yang menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Mataram tahun 2025. Data diperoleh dari laporan surveilans gizi remaja dan disajikan berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin, serta periode waktu. Analisis data dilakukan secara univariat deskriptif untuk menggambarkan distribusi kasus obesitas remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus obesitas remaja paling banyak ditemukan pada kelompok usia 10–14 tahun baik pada remaja laki-laki maupun perempuan, terutama pada triwulan I–III tahun 2025. Pada kelompok usia 15–18 tahun, jumlah kasus relatif lebih rendah, namun terjadi peningkatan pada triwulan IV, khususnya pada remaja perempuan. Berdasarkan hasil deskriptif dan kajian pustaka, obesitas remaja di Kota Mataram paling mungkin dipengaruhi oleh rendahnya aktivitas fisik, durasi screen time yang berlebihan, serta pola makan tidak sehat yang ditandai dengan konsumsi makanan tinggi kalori dan fast food. Kesimpulannya, obesitas remaja di Kota Mataram lebih banyak terjadi pada usia remaja awal dan berkaitan erat dengan faktor gaya hidup perkotaan. Hasil ini dapat menjadi dasar awal dalam perencanaan upaya pencegahan obesitas remaja.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alfianti, E. A., Dieny, F. F., Kurniawati, D. M., & Wijayanti, H. S. (2024). Perbedaan asupan zat gizi, pengetahuan anemia, dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di pesantren dan nonpesantren. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 21(1), 9. https://doi.org/10.22146/ijcn.93227

Anam, K., Tahir, T., & Indah, T., (2019). Sensitivity Of The Assessment Of Nutritional Status Based On Mini Nu-Tritional Assessment (Mna) Was Compared With Patient-Generated Sub-Jective Global Assessment (Pg-Sga) In Cancer Patients Undergoing Che-Motherapy In Rsup Dr Wahidin Sudirohusoda Makassar. NurseLine Journal, 4(2).

Arfaoui, L., Alghanmi, A., Alamri, R., Aljehani, N., Alkhaldy, A., & Assidi, M. (2025). Sociodemographic Status, Dietary Intake, and Physical Activity in Relation to Body Mass Index Among Female Adolescents in Saudi Arabia. Children, 12(7). https://doi.org/10.3390/children12070823

Aritonang, S. M., Mahdiah, M., Doloksaribu, T. H., & Doloksaribu, L. G. (2024). Konseling gizi fertilitas terhadap pengetahuan, sikap, asupan makronutrien, dan berat badan pasangan program bayi tabung. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 21(1), 32. https://doi.org/10.22146/ijcn.89487

Aryandi, R., Maria, I., & Utami, E. A. (2023). Gambaran Kejadian Obesitas Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi 2022. JOMS, 3(1). https://doi.org/10.22437/joms.v3i1.27183

Hafid, W., Hanapi, S., Studi, P., & Masyarakat, K. (2019). Hubungan Aktivitas Fisik dan Konsumsi Fast Food dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja. Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.55340/kjkm.v1i1.49

Hafizha, S., Angraini, D. I., Mayasari, D., & Perdani, R. R. W. (2024). Faktor-faktor yang Memengaruhi Menarche Dini pada Remaja Perempuan. Medical Profession Journal of Lampung, 14(12), 2236-2248. http://mail.journalofmedula.com/index.php/medula/article/view/1452

Keysa Fitra, A. (2025). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Pedas, Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik Dan Pola Tidur Dengan Kejadian Overweight Dan Obesitas Remaja.

Kohir, D. S., Murhan, A., & Sulastri, S. (2024). Skrining Faktor Risiko Obesitas Usia Produktif. Jurnal Wacana Kesehatan, 9(2), 97. https://doi.org/10.52822/jwk.v9i2.673

Lilik, H., Dian, S., & Iseu Siti, A. (2023). Lifestyle Habits Associated to Overweight Among Female Adolescents in Tasikmalaya, West Java, Indonesia. Amerta Nutrition, 7(2), https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.303-310

McHugh, C., Hurst, A., Bethel, A., Lloyd, J., Logan, S., & Wyatt, K. (2020). The impact of the World Health Organization Health Promoting Schools framework approach on diet and physical activity behaviours of adolescents in secondary schools: a systematic review. In Public Health (Vol. 182, pp. 116–124). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.puhe.2020.02.006

Mulyana, N. E., Rafika, M., & Sahab, N. R. M. (2026). Daya Terima dan Analisis Zat Gizi Sosis Hati Ayam-Wortel sebagai Alternatif Jajanan Pencegahan Anemia. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(1), 18-33. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i1.181

Passe, R., Saleh, S., Ikawati, N., & Sudirman, J. (2023). Pengaruh Obesitas Terhadap Kejadian Menarche Dini Pada Siswi SMPN 4 Watampone Kabupaten Bone, 4(4).

Purnakarya, I., Ramayanti, S., & Sari, D. P. (2024). Individual dietary diversity score dan kejadian stunted pada anak prasekolah di Kota Padang. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 21(1), 26. https://doi.org/10.22146/ijcn.91361

Purwaningtyas, D. R., Ahmiyanasari, A., & Ningtyas, L. N. (2025). Nutritional Status and Body Composition Based on Junk Food Consumption, Stress, and Sleep Quality among University Administrative Staff. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 6(1), 175. https://doi.org/10.62870/jgkp.v6i1.32279

Puspita Sari, F., & Setiyo Nugroho, P. (2021). Risiko Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minuman Berkarbonasi Terhadap Obesita pada Remaja di Indonesia. In Borneo Student Research, 3(1). https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/2749

Raniya Suha, G., & Rosyada, A. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja umur 13–15 tahun di Indonesia (analisis lanjut data Riskesdas 2018). Ilmu Gizi Indonesia.

Septiyanti, S., & Seniwati, S. (2020). Obesity and Central Obesity in Indonesian Urban Communities. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 2(3), 118–127. https://doi.org/10.36590/jika.v2i3.74

WHO. (2022). WHO European Regional Obesity Report 2022. http://apps.who.int/bookorders.

Wiboworini, B., Shabrina, A., Dewi, Y. L. R., Sari, A. A. A., Handayani, S. S., Damayanti, K. E., Azzahrah, A., & Tjung, V. (2024). Faktor determinan risiko kardiometabolik pada remaja usia 15-18 tahun. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 21(1), 1. https://doi.org/10.22146/ijcn.90010

Diterbitkan

2026-04-27

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Maulana, A. A., Sukma, A. A., Lamanda, J. D., Agung, G. M., Mawaddah, A., Cyndyani, W. A., Safitri, M., Nurwahdania, N., Yofa, T., Atfal, B., & Ismatullah, N. K. (2026). Profil Obesitas Remaja di Wilayah Perkotaan: Analisis Data Surveilans Kesehatan Kota Mataram Tahun 2025. Jurnal Sains Natural, 4(2), 77-83. https://doi.org/10.35746/jsn.v4i2.968

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama