Bakti Sehat Melalui Edukasi dan Deteksi Dini Penyakit Degeneratif pada Warga Desa Karang Bongkot Kabupaten Lombok Barat

Penulis

  • Uswatun Hasanah Program Studi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Edy Kurniawan Program Studi S1 Biologi, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Rizal Pratama Adi Putra Program Studi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Wulandari Dewi Susilawati Program Studi D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.1053

Kata Kunci:

Penyakit degeneratif, Deteksi dini, Edukasi kesehatan, Warga desa Karang Bongkot, Lombok Barat

Abstrak

Aksi bakti sehat melalui edukasi dan cek kesehatan gratis merupakan kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) dengan Klinik Pratama Mandalika Balai Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), golongan darah, kadar asam urat, gula darah, serta layanan konsultasi dan edukasi kesehatan yang dilakukan sebagai bentuk upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam menangani penyakit degeneratif. Tujuan kegiatan adalah melakukan edukasi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang penyakit degeneratif dan upaya preventifnya, serta melakukan deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat terhadap penyakit hipertensi, diabetes dan asam urat. Metode kegiatan yaitu Edukasi berupa sosialisasi tentang penyakit degeneratif oleh dokter pemateri dan pemeriksaan kesehatan terhadap berbagai parameter penyakit degeneratif yang diprogramkan. Hasil kegiatan yaitu terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terkait perbedaan penyakit degeneratif dan penyakit menular serta tindakan pencegahannya, hal ini dibuktikan dari kegiatan pre test yang dilakukan secara lisan kepada peserta, rata-rata peserta yang hadir tidak dapat membedakan antara penyakit dgeneratif dan penyakit menular, tetapi setelah kegiatan edukasi para peserta menjadi tahu perbedaan kedua penyakit tersebut. Hasil cek kesehatan rata-rata banyak ditemukan kasus hipertensi cukup tinggi (70%) dibandingkan kasus diabetes (40%), dan asam urat pada masyarakat baik jenis kelamin perempuan maupun laki-laki. Disimpulkan bahwa Masyarakat telah dapat membedakan antara penyakit degeneratif dan penyakit menular serta cara pencegahannya, selain itu ditemukan banyak kasus indikasi hipertensi dan beberapa diabetes, serta asam urat pada masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat kali ini, oleh karena itu diperlukan tindakan lanjutan untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan yang tersedia untuk penanganan lebih lanjut.

Referensi

Anggraini, D. (2022). Aspek Klinis Hiperurisemia. Scientific Journal, 1(4), 299–308. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i4.59

Ega Fadila, Bamahry, A., Pratama, A. A., Reeny Purnamasari, & Rasfayanah. (2023). Hubungan Faktor-Faktor Risiko Dengan Hiperurisemia Pada Pasien Batu Saluran Kemih Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2020-2022. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(5), 326–334. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i5.196

Fridalni, N., Minropa, A., & Sapardi, V. S. (2019). Pengenalan Dini Penyakit Degeneratif. Jurnal Abdimas Saintika, 1(1), 129–135. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id/index.php/abdimas/article/view/483/0

Jones, D. W., Ferdinand, K. C., Taler, S. J., Johnson, H. M., Shimbo, D., Abdalla, M., Altieri, M. M., Bansal, N., Bello, N. A., Bress, A. P., Carter, J., Cohen, J. B., Collins, K. J., Commodore-Mensah, Y., Davis, L. L., Egan, B., Khan, S. S., Lloyd-Jones, D. M., Melnyk, B. M., … Williamson, J. D. (2025). 2025 AHA/ACC/AANP/AAPA/ABC/ACCP/ACPM/AGS/AMA/ASPC/NMA/PCNA/SGIM Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation and Management of High Blood Pressure in Adults: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Joint Committee on Clinical Practice Guidelines. Hypertension, 82(10). https://doi.org/10.1161/HYP.0000000000000249

Makalew, G. F., Katuuk, M. E., & Bidjuni, H. J. (2023). Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah Pada Kelompok Usia 17-35 Tahun di Desa Waleo Dua. JURNAL KEPERAWATAN, 11(1), 35–45. https://doi.org/10.35790/jkp.v11i1.48470

Maliki, M. I., Wardhana, A. Y., Putra, N. A. D., Hariyono, J. T., & Dzulfikar, B. D. (2021). Analisis Faktor Pemicu Penyakit Diabetes. https://www.researchgate.net/profile/Andiko-Wardhana/publication/357094439_Analisis_Faktor_Pemicu_Penyakit_Diabetes/links/61bb6d3c4b318a6970e790df/Analisis-Faktor-Pemicu-Penyakit-Diabetes.pdf

Septiyangingsih, R., Kusumawati, D. D., & Khoerunnisa, A. (2025). Deteksi Dini Penyakit Degeneratif Pada Masyarakat Di Desa Welahan Wetan Kabupaten Cilacap. Mandira Cendikia, 4(8). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5367222

Setyawati, T., Putrie, I. R., Walanda, R. M., Oktaviani, D., Listawati, Zahid, S. R., Saleh, A. K. I., & Esa, M. B. (2024). Pemahaman Penyakit Degeneratif Pada Masyarakat Di Kelurahan Talise. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(8), 3374–3383. https://doi.org/10.56338/jks.v7i8.5928

Syahrul, Difya M.Z, B., Ramadani, S., Bala, F. P., Arnita, Aprilia, K. N., Saddiah, R., Suriana, L., Heryanto, S. A., Asruni, Fauziah, R., Purnama, P. A., Yanti, F., & Nazarudin. (2026). Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dalam Upaya Deteksi Dini Penyakit Kronik pada Masyarakat Desa Lapoa Kecamatan Tinanggea. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 694–699. https://doi.org/https://doi.org/10.63822/ynq1r325

Diterbitkan

2026-06-27

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Hasanah, U., Kurniawan, E., Putra, R. P. A., & Susilawati, W. D. (2026). Bakti Sehat Melalui Edukasi dan Deteksi Dini Penyakit Degeneratif pada Warga Desa Karang Bongkot Kabupaten Lombok Barat. Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 295-301. https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.1053

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama