Transformasi Tata Kelola dan Daya Tarik Destinasi Lendang Re dalam Inisiasi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Selengen

Penulis

  • Pande Komang Suparyana Program Studi Agribisnis, Universitas Mataram, Indonesia
  • Frade Alvigo Gabriel Rosang Program Studi Teknik Sipil, Universitas Mataram, Indonesia
  • Lilianti Kalalo Program Studi Teknik Sipil, Universitas Mataram, Indonesia
  • M. Idris Alfarizi Program Studi Ilmu Tanah, Universitas Mataram, Indonesia
  • Baiq Riris Putri Lestari Program Studi Peternakan, Universitas Mataram, Indonesia
  • Hulul Widiani Program Studi Teknik Elektro, Universitas Mataram, Indonesia
  • I Gede Widya Suputra Program Studi Perhotelan, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.1056

Kata Kunci:

KKN Unram, Pariwisata, Penataan Spot, Pemberdayaan Masyarakat, Lendang Re

Abstrak

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Dusun Tangga, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, sebagai upaya inisiasi pengembangan destinasi berbasis potensi lokal melalui penguatan tata kelola dan peningkatan daya tarik wisata Lendang Re. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis potensi lokal melalui penyuluhan strategi pengembangan dan manajemen destinasi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum optimalnya pengelolaan destinasi, keterbatasan identitas visual kawasan, serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai strategi pengembangan wisata yang terstruktur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah, penyuluhan strategi pengembangan dan manajemen destinasi, penataan spot wisata, serta monitoring dan evaluasi. Mitra kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri atas perwakilan karang taruna dan pemuda dari beberapa dusun di Desa Selengen. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 0% pada saat pre-test hingga 83% berdasarkan evaluasi post-test. Penataan spot melalui gotong royong menghasilkan papan nama destinasi sebagai identitas visual yang memperkuat citra kawasan. Ditinjau dari kerangka 3A, kegiatan ini telah memperkuat aspek attraction dan amenity sebagai fondasi awal pengembangan destinasi berbasis masyarakat secara berkelanjutan.

Referensi

Artamevia, M., Lubis, M. and Mukti, I.Y. (2026) “Strategi Pembangunan Desa Wisata untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus Desa Bi’ih, Kalimantan Selatan,” Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan, 5(1), pp. 50–63. https://doi.org/10.55606/jempper.v5i1.5614.

Fadlilani, L., Ningtias, A. and Hakim, I. (2025) “Komunikasi Partisipatif dalam Pengembangan Wisata Berbasis Komunitas,” Empiricism Journal, 6(2), pp. 581–590. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2906.

Indrawan, I.P.E. et al. (2024) “Pemberdayaan Pokdarwis dalam pengembangan Budidaya lebah Trigona di Bukit jangkrik Kabupaten Gianyar, Bali,” Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek, 6(1), pp. 113–126. https://doi.org/10.52232/JASINTEK.V6I1.180.

Mahendra, I. G. D., & Rahmawati, P. I. (2025). Strategi Pengembangan Dan Promosi Objek Daya Tarik Wisata Rumah Tua Desa Sembiran Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 8(2), 33-42. https://doi.org/10.23887/jmpp.v8i2.98261

Niswaty, R., Arhas, S. H., Nasir, N., Abdi, F. S., Kidding, A. F., & Asrin, M. (2025). Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengelolaan Destinasi Wisata di Kampung Paropo. Pinisi Journal of Community Service, 2(2) 55-61. https://doi.org/10.71309/pjcs.v2i2.10066

Pemerintah Desa Selengen (2025) Profil Desa Selengen. Desa Selengen: Pemerintah Desa Selengen.

Pratiwi, Y. 2023. Indentifikasi 4A (Attraction, Amenity, Accessibility dan Anciliary) dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Pantai Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung, Journal of Contemporary Public Administration, 3(2), 59-67. https://doi.org/10.22225/jcpa.3.2.2023.59-67

Putri, Y., Rahayu, A., & Nurhidatullah, A. (2025). Manajemen Destinasi Berorientasi 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary) dalam Pengembangan Wisata Budaya Uluan Nughik di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Journal of Government and Social Issues (JGSI), 4(1), 36-52. https://doi.org/10.23960/jgsi.v4i1.51

Ramadhani, S.A., Kusumaningayu, I. and Bintarjo, B. (2023) “Identifikasi Pengembangan Pariwisata Berdasarkan 3a (Atraksi, Aksesibilitas, Dan Amenitas) Pada Kampung Semanggi Surabaya,” Jurnal Pariwisata Indonesia, 19(2), pp. 53–62. Available at: https://doi.org/10.53691/jpi.v19i2.396.

Risyanti, Y. D., Trenggono, T., Marhendi, M., & Susanti, P. (2024). Penguatan Kelembagaan Pariwisata untuk Meningkatkan Kualitas Daya Tarik Wisata Di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 1217–1228. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.963

Roodhi, M. N., Dakwah, M. M., Abdurrahman, A., Muhtarom, Z. A., Girsang, Z. A., Bratayasa, I. W., Switrayana, I. N., & Nasri, M. H. (2025). Sosialisasi Sadar Wisata dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 71-79. https://doi.org/10.35746/bakwan.v5i1.785

Supriyanto , S., Guritno, B., & Soehari, H. (2023). Penguatan Kelembagaan Desa Dalam Rangka Event Urban Farming Champion Dan Bulan Bhakti Gotong Royong Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 1974–1983. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.454

Taufiq, A. et al. (2025) “Pemberdayaan Optimalisasi Aset Wisata Melalui Kkn: Studi Kasus Di Desa Silurah,” Dharmahita: Journal of Community Service and Development, 2(1), pp. 22–29. https://doi.org/10.28918/dharmahita.v2i1.11008.

Tombeg, M. et al. (2025) “Desain Perencanaan Pengembangan Destinasi Wisata Pantai Canada Kota Bitung Untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur, Layanan Pariwisata Dan Daya Tarik Kawasan Berbasis Keberlanjutan,” Jurnal Ilmu Pariwisata, 4(1), pp. 411–421. https://doi.org/10.1080/09669582.2011.580586.

Wahyuningsih, E. et al. (2023) “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Strategi Promosi Wisata Air Terjun di Desa Santong, Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara,” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1), pp. 205–210. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i1.3280.

Wiguna, G.A.C., Anom, I.P. and Sukana, M. (2025) “Dampak Pariwisata Terhadap Masyarakat Lokal di Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli,” Jurnal Destinasi Pariwisata, 13(2), pp. 383–394. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2025.V13.I02.P21.

Muhammad 'Ainul Yaqin, Asep Agus Handaka Suryana, Donny Juliandri Prihadi. 2025. Identifikasi Potensi Sektor Pariwisata Melalui Aspek 3A (Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas) Di Desa Parang, Karimunjawa, Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 6(4), 380-391. https://doi.org/10.21107/juvenil.v6i4.31716

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Suparyana, P. K., Rosang, F. A. G., Kalalo, L., Alfarizi, M. I., Lestari, B. R. P., Widiani, H., & Suputra, I. G. W. (2026). Transformasi Tata Kelola dan Daya Tarik Destinasi Lendang Re dalam Inisiasi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Selengen. Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 336-345. https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.1056