Pemeriksaan Kesehatan Dan Kelayakan Hewan Kurban Bagi Pedagang Di Kawasan Perkotaan

Authors

  • Syamsul Multazam Program Studi D4 Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Ramdani Haryanti Program Studi D4 Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Aini Aini Program Studi D4 Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Gita Nabila Islami Program Studi D4 Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Yusfi Al-Ayuni Program Studi D3 Usaha Budidaya Ternak, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Sadiqin Muflihun Program Studi D3 Usaha Budidaya Ternak, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Nining Ariani Program Studi D3 Usaha Budidaya Ternak, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Muhammad Zaki Program Studi S1 Biologi, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Kholida Zhahara Program Studi D3 Farmasi, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Nanda Nur Fajriyah Program Studi D3 Farmasi, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Dunung Waskito Aji Program Studi S1 Rekaya Sipil, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Lalu Sulton Azmi Program Studi S1 Rekaya Sipil, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Faeruzza Athiya Program Studi S1 Rekaya Sipil, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Muhammad Taqiuddin Program Studi S1 Rekaya Sipil, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Yuliani Budi Permata Sari Program Studi S1 Rekaya Sipil, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Ami Hartati Puji Raya Program Studi S1 Hukum, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Faturrahman Faturrahman Program Studi S1 Hukum, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Isna Rahmawati Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Dwi Marselina Pertila Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Pauzan Pauzan Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Adriyan Suhada Program Studi S1 Sains Bio Medis, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Dita Prihartini Program Studi S1 Sains Bio Medis, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Dini Eka Fitriani Program Studi D3 Perjalanan Wisata, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Yulia Nurrahmawati Program Studi Universitas S1 Pendidikan Matematika, Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Rizki Adi Mahendra Program Studi D4 Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.1066

Keywords:

Ante Mortem, Post Mortem, Hewan Kurban, Kelayakan Ternak, Kesehatan Hewan

Abstract

Pelaksanaan ibadah kurban memerlukan hewan yang sehat, cukup umur, dan memenuhi syarat syariat Islam. Pedagang hewan kurban memiliki peran penting dalam menyediakan ternak yang layak dan aman bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pedagang mengenai pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban melalui pemeriksaan ante mortem, post mortem, dan penentuan umur ternak. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2026 di Lapak Hewan Kurban KSC (Kambing Sapi Center), Jalan Arya Banjar Getas Perumnas, Kota Mataram, NTB. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan ante mortem melalui inspeksi, palpasi, pemeriksaan keadaan umum, dan dokumentasi; pemeriksaan post mortem melalui inspeksi, palpasi, dan insisi organ; serta penentuan umur berdasarkan pemeriksaan gigi dan catatan kelahiran ternak. Jumlah ternak yang diperiksa terdiri atas 73 ekor kambing dan 52 ekor sapi Bali. Hasil pemeriksaan ante mortem menunjukkan seluruh kambing dan sapi berada dalam kondisi sehat dan layak sebagai hewan kurban. Pemeriksaan post mortem pada 4 ekor sapi dan 6 ekor kambing menunjukkan kondisi organ dan karkas normal tanpa ditemukan indikasi penyakit. Pemeriksaan umur menunjukkan rata-rata umur sapi berkisar antara 2,5–5 tahun dan kambing 1,5–4 tahun, sehingga seluruh ternak memenuhi syarat umur kurban. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan jaminan keamanan pangan asal hewan serta memastikan kelayakan hewan kurban yang dipasarkan kepada masyarakat.

References

Badan Amil Zakat Nasional. (2025). Umur hewan kurban menentukan keabsahan ibadah, ini standarnya. Badan Amil Zakat Nasional. https://baznas.go.id/artikel-show/Umur-Hewan-Kurban-Menentukan-Keabsahan-Ibadah,-Ini-Standarnya/1431

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang. (2023). Pemeriksaan kesehatan hewan qurban. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang. https://dispangtan.malangkota.go.id/pemeriksaan-kesehatan-hewan-qurban/

Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan. (2025). Pemeriksaan ante-mortem dan post-moertem pada ternak kurban. Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan. https://disperta.pesisirselatankab.go.id/berita/pemeriksaan-antemortem-dan-postmoertem-pada-ternak-kurban

Dompet Dhuafa. (2024). Berapa umur sapi untuk kurban dan ciri fisik sehatnya. Dompet Dhuafa Republika. https://www.dompetdhuafa.org/berapa-umur-sapi-untuk-kurban/

Fitria, S., & Rahmi, N. (2025). Pemeriksaan postmortem hewan qurban dan peningkatan literasi zoonosis masyarakat Bukittinggi. Meambo: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 324–331. https://doi.org/10.56742/jpm.v4i2.162

Ludiro, A. (2018). Kejadian fasciolasis pada pemeriksaan post mortem. JIVY: Jurnal Kedokteran Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. https://tivy.pdhidiy.or.id/jurnal/653f70f237422.pdf

Pancar, F. M., Yaddi, Y., Libriani, R., Rahman, R., Prasanjaya, P. N. K., Fitrianingsih, F., Sulfitrana, A. (2026). Pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban dalam upaya menjamin daging ASUH. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 168-173. https://indojurnal.com/index.php/aksikita/article/view/2127

Semarabawa, I. G. (2019). Examinations Pemeriksaan Ante-Mortem dan Post-Mortem Hewan Kurban di Paguyuban Kondang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(2). https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i2.1019

Sofia, A., Fridayanti, D., Fatmala, N., Adam, K. A. S. (2025). Pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem hewan kurban di Jeumpa Teungoh Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh, 7(1), 1–10. https://ojs.umb-bungo.ac.id/index.php/Sptr/article/view/1728

Susanti, F. J. W. (2015). Insiden hewan qurban sebagai vektor penular penyakit cacing hati (Fasciolosis) di Surabaya. Jurnal Kajian Veteriner, 3(2), 139–146. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JKV/article/view/1038

Tangkonda, E., Amtiran, C. P. K., Sidabutar, Y.S., Firmanto, A. D. (2023). Pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem hewan kurban di Mushollah Al-Faidah RSS. Mediatropika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–7. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/mediatropika/article/view/10412

Wibisono, F. J. (2015). Insiden hewan qurban sebagai vektor penular penyakit cacing hati (Fasciolosis) di Surabaya. Jurnal Kajian Veteriner, 3(2), 139–146. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JKV/article/view/1038

Yayasan Solusi Peduli. (2025, May 21). Syarat hewan qurban sesuai syariat Islam. SolusiPeduli.org. https://solusipeduli.org/syarat-hewan-qurban-sesuai-syariat-islam/

Downloads

Published

2026-06-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

Multazam, S., Haryanti, R., Aini, A., Islami, G. N., Al-Ayuni, Y., Muflihun, S., Ariani, N., Zaki, M., Zhahara, K., Fajriyah, N. N., Aji, D. W., Azmi, L. S., Athiya, F., Taqiuddin, M., Sari, Y. B. P., Raya, A. H. P., Faturrahman, F., Rahmawati, I., Pertila, D. M., … Mahendra, R. A. (2026). Pemeriksaan Kesehatan Dan Kelayakan Hewan Kurban Bagi Pedagang Di Kawasan Perkotaan. Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 302-314. https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.1066

Most read articles by the same author(s)