Tingkat Pemahaman Guru Mengenai Konsep Dasar STEAM Di Sekolah Dasar

Penulis

  • Bunga Aprindhiya Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pelita Bangsa
  • Nazwa Rosdiana Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pelita Bangsa
  • Novi Rahmawati Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pelita Bangsa
  • Tia Citra Bayuni Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.35746/jsn.v4i1.950

Kata Kunci:

Pemahaman, Guru, STEAM, Sekolah dasar

Abstrak

Pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) merupakan pendekatan yang menekankan keterpaduan antar disiplin ilmu untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah pada siswa. Namun, di Indonesia masih banyak sekolah dasar yang belum menerapkan pembelajaran STEAM karena pemahaman guru terhadap konsep ini masih terbatas dan rendah, terutama disebabkan oleh kurangnya pelatihan profesional yang memadai, keterbatasan sumber daya pendidikan seperti bahan ajar dan teknologi, serta minimnya akses terhadap program pengembangan guru yang spesifik untuk STEAM. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan instrumen yang berbasis pada skala Likert. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa mayoritas guru memberikan respon positif terhadap pembelajaran STEAM, karena dianggap menarik, menyenangkan, dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Namun demikian, banyak guru yang belum memahami secara mendalam mengenai konsep, tujuan, dan cara menggabungkan elemen sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dalam proses belajar mengajar. Temuan kuantitatif yang signifikan menunjukkan bahwa 65% guru memiliki pemahaman konseptual yang baik (misalnya, 33% sangat setuju dan 67% setuju pada indikator pemahaman STEAM sebagai penggabungan lima disiplin ilmu; 87% sangat setuju dan 13% setuju pada indikator pemahaman tujuan utama STEAM; serta 73% sangat setuju dan 27% setuju pada indikator pemahaman hubungan antara sains dan teknologi), tetapi hanya 40% yang dapat secara praktis mengintegrasikan aspek seni, dengan tantangan terbesar adalah kesulitan dalam mengaitkan elemen seni dengan matematika (misalnya, 55% responden melaporkan kurangnya contoh kegiatan integratif, dan 73% sangat setuju serta 27% setuju pada indikator kebingungan dalam penerapan aspek seni). Oleh karena itu, pengembangan pengetahuan serta pemahaman para pendidik menjadi sangat penting agar metode pembelajaran STEAM dapat diterapkan lebih efektif di sekolah dasar dan memberikan hasil yang unggul bagi proses pendidikan siswa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Akmal, A. U., Kenedi, A. K., Muthie, I., & Novariza, R. (2025). Pelatihan Integrasi Deep learning , Flipped classroom , dan STEAM untuk Guru Sekolah Dasar. 5, 1270–1277. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.936

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Fauziddin, M. (2023). Systematic Literature Review : Implementasi STEAM di Sekolah Dasar Kelas Rendah. 7(2), 1545–1555. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4268

Malinda, L., Rahmah, S., Ariyanto, B., & Haryadi, H. (2024). Inovasi Pembelajaran STEAM di Sekolah Dasar: Membangun Kreativitas dan Keterampilan Abad 21. Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 39-46. https://journal.unusida.ac.id/index.php/plppgsd/en/article/view/1624

Nuragnia, B., & Usman, H. (2021). Pembelajaran STEAM di sekolah dasar: Implementasi dan tantangan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(2), 187-197.. https://jurnaldikbud.kemendikdasmen.go.id/index.php/jpnk/article/view/2388

Riyanti, E. D., Roshayati, F., & Purnamasari, V. (2020). The Profile of Elementary Teachers ’ Understanding in STEAM ( Science , Technology , Engineering , Art , and Mathematics ) Approach. 4(4), 678–686. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JISD/article/view/27340

Rostikawati, R. T., Budiana, S., Karmila, N., & Saptiani, B. I. (2024). Implementation of STEAM- Based Project Learning Model to Improve Elementary Student ’ s Learning Outcomes. 08(01), 10–19. https://doi.org/10.55215/pedagonal.v8i1.9564

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukmana, R. W. (2017, 12 02). Pendekatan Science, Technology, Engineering And Mathematics (STEM) Sebagai Alternatif Dalam Mengembangkan Minat Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Vol 2(2), 198. https://doi.org/10.23969/jp.v2i2.798

Syarifuddin, Sari, A. P., Asmelawati, Marlina, & Zalfianti, Y. (2023, Juni 02). Integrasi Pendekatan Steam Dalam Pembelajaran Sains Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Kolaborasi Siswa SD. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang,, 10(2), 237. https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/download/6922/4115

Winata, W., Suryadi, A., Roro, M., Wahyu, D., Khasanah, I., & Munawar, I. (2022). Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Moda Daring Kombinasi untuk Guru PAUD. 6(5), 4930–4941. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2367

Yuniar, A. D., Happy, N., Prayito, M., & Salamah, U. (2024, 04 01). Persepsi, Keyakinan, dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar Terhadap Implementasi STEM. : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Vol 15(1), 22. https://doi.org/10.26877/aks.v15i1.17497

Zainil, M., Arwin, Kenedi, A. K., Sylvia, I., Khairat, F., & Oktavia, N. (2023, 08 24). Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Stem Pada Kurikulum Merdeka Untuk Guru Sekolah Dasar. Pengabdian Masyarakat, Vol 6(2), 363. https://doi.org/10.32529/tano.v6i2.2651

Diterbitkan

2026-03-18

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Aprindhiya, B., Rosdiana, N., Rahmawati, N., & Bayuni, T. C. (2026). Tingkat Pemahaman Guru Mengenai Konsep Dasar STEAM Di Sekolah Dasar. Jurnal Sains Natural, 4(1), 42-52. https://doi.org/10.35746/jsn.v4i1.950

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama