Tingkat Pemahaman Guru Mengenai Konsep Dasar STEAM Di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.35746/jsn.v4i1.950Keywords:
Pemahaman, Guru, STEAM, Sekolah dasarAbstract
Pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) merupakan pendekatan yang menekankan keterpaduan antar disiplin ilmu untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah pada siswa. Namun, di Indonesia masih banyak sekolah dasar yang belum menerapkan pembelajaran STEAM karena pemahaman guru terhadap konsep ini masih terbatas dan rendah, terutama disebabkan oleh kurangnya pelatihan profesional yang memadai, keterbatasan sumber daya pendidikan seperti bahan ajar dan teknologi, serta minimnya akses terhadap program pengembangan guru yang spesifik untuk STEAM. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan instrumen yang berbasis pada skala Likert. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa mayoritas guru memberikan respon positif terhadap pembelajaran STEAM, karena dianggap menarik, menyenangkan, dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Namun demikian, banyak guru yang belum memahami secara mendalam mengenai konsep, tujuan, dan cara menggabungkan elemen sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dalam proses belajar mengajar. Temuan kuantitatif yang signifikan menunjukkan bahwa 65% guru memiliki pemahaman konseptual yang baik (misalnya, 33% sangat setuju dan 67% setuju pada indikator pemahaman STEAM sebagai penggabungan lima disiplin ilmu; 87% sangat setuju dan 13% setuju pada indikator pemahaman tujuan utama STEAM; serta 73% sangat setuju dan 27% setuju pada indikator pemahaman hubungan antara sains dan teknologi), tetapi hanya 40% yang dapat secara praktis mengintegrasikan aspek seni, dengan tantangan terbesar adalah kesulitan dalam mengaitkan elemen seni dengan matematika (misalnya, 55% responden melaporkan kurangnya contoh kegiatan integratif, dan 73% sangat setuju serta 27% setuju pada indikator kebingungan dalam penerapan aspek seni). Oleh karena itu, pengembangan pengetahuan serta pemahaman para pendidik menjadi sangat penting agar metode pembelajaran STEAM dapat diterapkan lebih efektif di sekolah dasar dan memberikan hasil yang unggul bagi proses pendidikan siswa.
Downloads
References
Akmal, A. U., Kenedi, A. K., Muthie, I., & Novariza, R. (2025). Pelatihan Integrasi Deep learning , Flipped classroom , dan STEAM untuk Guru Sekolah Dasar. 5, 1270–1277. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.936
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Fauziddin, M. (2023). Systematic Literature Review : Implementasi STEAM di Sekolah Dasar Kelas Rendah. 7(2), 1545–1555. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4268
Malinda, L., Rahmah, S., Ariyanto, B., & Haryadi, H. (2024). Inovasi Pembelajaran STEAM di Sekolah Dasar: Membangun Kreativitas dan Keterampilan Abad 21. Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 39-46. https://journal.unusida.ac.id/index.php/plppgsd/en/article/view/1624
Nuragnia, B., & Usman, H. (2021). Pembelajaran STEAM di sekolah dasar: Implementasi dan tantangan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(2), 187-197.. https://jurnaldikbud.kemendikdasmen.go.id/index.php/jpnk/article/view/2388
Riyanti, E. D., Roshayati, F., & Purnamasari, V. (2020). The Profile of Elementary Teachers ’ Understanding in STEAM ( Science , Technology , Engineering , Art , and Mathematics ) Approach. 4(4), 678–686. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JISD/article/view/27340
Rostikawati, R. T., Budiana, S., Karmila, N., & Saptiani, B. I. (2024). Implementation of STEAM- Based Project Learning Model to Improve Elementary Student ’ s Learning Outcomes. 08(01), 10–19. https://doi.org/10.55215/pedagonal.v8i1.9564
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukmana, R. W. (2017, 12 02). Pendekatan Science, Technology, Engineering And Mathematics (STEM) Sebagai Alternatif Dalam Mengembangkan Minat Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Vol 2(2), 198. https://doi.org/10.23969/jp.v2i2.798
Syarifuddin, Sari, A. P., Asmelawati, Marlina, & Zalfianti, Y. (2023, Juni 02). Integrasi Pendekatan Steam Dalam Pembelajaran Sains Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Kolaborasi Siswa SD. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang,, 10(2), 237. https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/download/6922/4115
Winata, W., Suryadi, A., Roro, M., Wahyu, D., Khasanah, I., & Munawar, I. (2022). Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Moda Daring Kombinasi untuk Guru PAUD. 6(5), 4930–4941. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2367
Yuniar, A. D., Happy, N., Prayito, M., & Salamah, U. (2024, 04 01). Persepsi, Keyakinan, dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar Terhadap Implementasi STEM. : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Vol 15(1), 22. https://doi.org/10.26877/aks.v15i1.17497
Zainil, M., Arwin, Kenedi, A. K., Sylvia, I., Khairat, F., & Oktavia, N. (2023, 08 24). Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Stem Pada Kurikulum Merdeka Untuk Guru Sekolah Dasar. Pengabdian Masyarakat, Vol 6(2), 363. https://doi.org/10.32529/tano.v6i2.2651
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bunga Aprindhiya, Nazwa Rosdiana, Novi Rahmawati, Tia Citra Bayuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
